Jumat, 21 Februari 2014

Wisata Paling Keren Di Aceh

Aceh merupakan provinsi paling barat Indonesia yang mempunyai tempat wisata yang menajubkan. Berikut tempat wisata yang paling keren di Aceh, apa saja itu?? Ini dia.

1. Tugu Nol Kilometer, Sabang


Tempat ini berada di Sabang dan Anda akan mendapatkan sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan. Melangkahkan kaki sampai titik nol negara Indonesia. Tidak perlu bingung untuk mencari di mana titik tersebut, karena disini terdapat sebuah tugu yang menandakannya. Namanya Tugu Nol Kilometer. Disini Anda tidak hanya dapat berfoto saja, ketika Ada telah sampai di sana, Anda pun juga bisa mendapatkan sertifikat. Merupakan sebuah tanda bahwa Anda sudah pernah menjejakkan kaki di titik nol negara Indonesia. Di depan tugu, Anda dapat menyaksikan pemandangan dari Selat Malaka serta tebing di pinggiran Pulau Weh yang begitu memesona.

2. Iboih, Sabang


Siapa yang tidak kenal dengan nama Sabang. Sabang merupakan wilayah Indonesia paling barat yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Yang paling menonjol di Sabang yaitu pantai dan keindahan laut. salah satu yang terkenal itu Iboih tempat wisata yang keren dan cantik terkenal dengan divingnya, salah satu contohnya di daerah batu tokong, pulau rubiah, sea garden, dan lain-lainya. di tempat-tempat tersebut memiliki keunikan tersendiri. Disini banyak tempat dive dengan keindahan bawah lautnya dan sering dikunjungi oleh turis mancanegara yang ingin diving disini.

3. Pantai Lampuuk, Aceh Besar


Pantai ini berada di Aceh Besar, tapi tidak terlalu jauh kalau dari Ibu kota Nanggroe Aceh Darussalam, Yaitu Banda Banda Aceh. Dari banda Aceh Hanya Sekitar Lebih Kurang 45 Menit perjalanan untuk bisa sampai ke pantai lampuuk ini. pada saat hari libur, pantai ini sangat ramai di kunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar kota, dan bahkan manca negara. keindahan dari pantai ini adalah pasirnya yang membentang luas dan air lautnya yang sangat jernih. selain itu di tempat ini terdapat permainan-permainan air seperti salah satu contohnya adalah banana bot.

4. Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh


Museum Tsunami Aceh ini lokasinya terdapat di jalan Iskandar Muda Banda Aceh. Museum yang juga termasuk ke dalam kategori "The World Tsunami Museum" tersebut mempunyai luas sekitar 2.500 meter persegi yang lokasinya berada tepat ditengah-tengah ibukota Provinsi Aceh.  Gedung yang diberi nama Rumoh Aceh as Escape Hill ini berwarna cokelat dengan tembok berlubang-lubang. Jika diperhatikan dari atas akan tampak seperti gelombang tsunami. Namun, bila diperhatikan dari samping akan tampak seperti kapal lengkap dengan cerobong asap dan geladak yang luas sebagai ecape building. Museum yang dibangun sejak 2006 oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Nangroe Aceh Darussalam-Nias ini menjadi lokasi pertama dan terlengkap menyajikan rekam jejak tsunami. Di dalamnya terdapat video, foto, serta alat peraga tsunami. Museum ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 Februari 2008.

5. Monumen Aceh Thanks to the World


Monumen Aceh Thanks to the World terletak di Blang Padang, tepat di depan Museum Tsunami Aceh. Monumen ini menjadi simbol syukur masyarakat Aceh kepada relawan, LSM, lembaga-lembaga negara, perusahaan, sipil, militer, baik nasional maupun internasional yang telah membantu Aceh pasca-tsunami. Selain monumen, rakyat Aceh mengucapkan terima kasih mereka kepada negara-negara tersebut yang telah memberikan kontribusi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh melalui prasasti/plakat persahabatan. Disepanjang jogging track yang mengelilingi lapangan Blang Padang sepanjang 1 Km, terdapat 53 “Plakat Thank You and Peace”. Plakat yang berbentuk kapal hampir tenggelam itu merupakan bentuk terima kasih masyarakat Aceh kepada 53 negara dan masyarakat dunia yang telah membantu Aceh pasca tsunami. Namun, kini lapangan Blang Padang Banda Aceh telah berubah menjadi alun-alunnya kota Banda Aceh semenjak lapangan ini di renovasi pasca kerusakan akibat gempa dan tsunami Aceh.

6. Masjid Raya Baitulrahman, Banda Aceh


Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh ini merupakan saksi bisu sejarah Aceh, terletak di pusat kota Banda Aceh dan merupakan kebanggaan masyarakat Aceh. Masjid Raya Baiturrahman adalah simbol religius, keberanian dan nasionalisme rakyat Aceh. Masjid ini dibangun pada masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636), dan merupakan pusat pendidikan ilmu agama di Nusantara. Pada saat itu banyak pelajar dari Nusantara, bahkan dari Arab, Turki, India, dan Parsi yang datang ke Aceh untuk menuntut ilmu agama. Masjid ini merupakan salah satu Masjid yang terindah di Indonesia yang memiliki tujuh kubah, empat menara dan satu menara induk. Ruangan dalam berlantai marmer buatan Italia, luasnya mencapai 4.760 m2 dan terasa sangat sejuk apabila berada di dalam ruangan Masjid. Masjid ini dapat menampung hingga 9.000 jama‘ah. Di halaman depan masjid terdapat sebuah kolam besar, rerumputan yang tertata rapi dengan tanaman hias dan pohon kelapa yang tumbuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar